Doa adalah otaknya ibadah

Wednesday, January 3, 2018

Keajaiban Doa Orang Teraniaya


Orang yang teraniaya atau orang yang terzalimi adalah orang yang mendapatkan perlakuan tidak semestinya dari saudara sesama manusianya. Perilaku zalim ini sebetulnya amat sangat dilarang di dalam agama Islam karena tidak sesuai dengan perintah Allah SWT. Berbagai firman Allah ditambah dengan sabda nabi Muhammad pun menguatkan hal itu dimana larangan untuk berbuat zalim jelas diserukan berkali-kali. Karena hal itulah maka doa orang teraniaya niscaya akan dikabulkan oleh Allah SWT. Hal ini seharusnya dapat menjadi atensi atau perhatian khusus bagi siapa saja yang kerap kali melakukan perbuatan zalim karena sangat besar kemungkinan perbuatan zalimnya itu akan berakibat buruk kepada dirinya sendiri.

Kapan Terkabulnya Doa Orang Teraniaya

Terkabulnya suatu doa jelas hak prerogatif milik Allah SWT sehingga jelas tidak ada satu pun makhluk di dunia ini yang tahu pasti kapan suatu doa dikabulkan termasuk doa orang teraniaya ini. Tetapi doa-doa yang belum dikabulkan bukan berarti tidak didengar dan tidak akan dikabulkan oleh Allah melainkan hanya akan dikabulkan pada waktu yang tepat. Karena kita harus sadar bahwa Allah adalah yang Maha mengetahui segalanya sehingga Allah pasti memiliki rencana yang jauh lebih indah dan baik bagi si pemanjat doa itu. Bahkan seringkali doa yang dimaksud sebetulnya sudah dikabulkan hanya saja kita sebagai manusia tidak tahu atas terkabulnya doa itu. Terkait doa untuk orang-orang yang teraniaya atau terzalimi sendiri sebetulnya ada di dalam Al-Qur’an tepatnya surat ke 27 yaitu surat An-Naml ayat 62 yang berbunyi sebagai berikut:

Doa di atas dapat dibaca kapan pun dan dimana pun baik itu dalam waktu mustajab doa maupun waktu-waktu biasa. Akan tetapi membaca doa ini pada waktu mustajab jelas lebih dianjurkan karena doa ini sendiri sudah mustajab apabila dibaca oleh orang teraniaya apalagi jika dibaca pada waktu mustajab maka semakin mustajab doa ini. Sebagian ulama menganjurkan setelah membaca doa di atas juga membaca doa lainnya atau permohonan lainnya. Permohonan yang dimaksud bisa berupa apa saja namun lebih baik memintalah yang baik-baik saja dan bukannya meminta keburukan terhadap orang yang telah menzalimi.

Esensi Doa Orang Teraniaya

Pada dasarnya doa orang teraniaya bukan ditujukan untuk membalaskan dendam dari orang yang teraniaya kepada yang menganiaya karena Allah sangat membenci perbuatan balas dendam. Esensi sebenarnya dari doa di atas adalah permohonan perlindungan dari orang yang teraniaya itu kepada Allah karena hanya Allahlah satu-satunya yang dapat memberikan perlindungan. Selain itu dimohonkan pula kepada orang yang berbuat zalim itu untuk segera sadar akan segala perbuatan zalimnya dan segera meminta maaf kepada semua yang pernah ia zalimi selama pintu maaf masih terbuka.





Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Keajaiban Doa Orang Teraniaya

0 comments:

Post a Comment